Kisah Hot Nadia Series: Newborn Slut – Part 4

Kisah Hot Nadia Series: Newborn Slut – Part 4by on.Kisah Hot Nadia Series: Newborn Slut – Part 4Nadia Series: Newborn Slut – Part 4 Sarah & Nadia : Gara-gara video porno Pada suatu hari Sabtu, Sarah dan Nadia pergi berdua ke mall. Sudah lama mereka tidak menghabiskan waktu berdua. Entah karena Nadia sibuk dengan Frans, atau karena Sarah sibuk menemani adiknya les musik. Hari ini giliran Sarah dan Nadia yang pergi berdua […]

multixnxx-Black hair, Asian, Panties, Upskirt, Anal,-3 multixnxx-Black hair, Asian, Panties, Upskirt, Anal,-4Nadia Series: Newborn Slut – Part 4

Sarah & Nadia : Gara-gara video porno

Pada suatu hari Sabtu, Sarah dan Nadia pergi berdua ke mall. Sudah lama mereka tidak menghabiskan waktu berdua. Entah karena Nadia sibuk dengan Frans, atau karena Sarah sibuk menemani adiknya les musik. Hari ini giliran Sarah dan Nadia yang pergi berdua saja karena kebetulan adiknya sedang ada acara study tour bersama sekolahnya. Seperti biasa, ibu dan anak itu menghabiskan waktu dengan kegiatan wanita. Shopping, pergi ke salon, dan makan siang di restoran kesukaan mereka. Sarah dan Nadia mengobrol sambil makan siang. Banyak hal yang mereka bicarakan termasuk urusan ranjang mereka. Sarah menceritakankepada Nadia bagaimana akhirnya ia bisa disetubuhi oleh bule-bule boss papanya, kesepian dirinya tanpa papanya , sampai perselingkuhannya dengan TTM nya. Nadia juga menceritakan hubungannya dengan Frans dan petualangan seks mereka. Sarah tiba tiba jadi terangsang mendengar tentang petualangan seks antara Frans dan anaknya itu, mungkin karena ia jadi teringat bagaimana rasanya disetubuhi oleh calon menantunya itu. Setelah makan, mereka kemudian pergi ke salon lalu shopping untuk kebutuhan sehari hari di rumah. Belanjaan mereka cukup banyak tapi trolley supermarket tidak bisa dipakai ke parkiran. Dari eskalator, Sarah dan Nadia harus menjinjing plastik belanjaan mereka. Dasar kualitas plastik yang jelek, belanjaan yang dibawa Sarah tiba tiba berhamburan ke lantai karena plastiknya robek di lorong menuju parkiran yang sedang direnovasi. Sarah yang saat itu mengenakan kaos tipis dengan belahan dada rendah dan hotpants hitam berjongkok dan memunguti belanjaannya. Sewaktu ia membungkuk, kerah kaosnya jatuh dan mengekspos payudaranya yang tertutup BH hitam. Nadia juga membantu mamanya memunguti buah yang jatuh. Pakaiannya tak kalah seksi, kaos tanktop ketat dengan cup bra dan hotpants, membuat tonjolan payudaranya tampak semakin jelas
Tanpa di sadari mereka, ada tukang renovasi tenant yang sedang berada di stager yang tidak terlalu jauh dari mereka. Dari atas situ, si tukang dengan leluasa menikmati pemandangan payudara Sarah. Lalu ia turun dan menawarkan bantuannya, tentu dengan rencana untuk bisa menikmati pemandangan itu dari dekat
Lukman : permisi bu, ada yang bisa saya bantu?
Sarah : ohh, iya pak kantong saya robek mana banyak lagi barangnya
Lukman : sini saya bantu kumpulin. Kebetulan di dalam ada banyak plastik bekas interior bu, barang kali bisa kepake
Sarah : boleh pak

Lukman lalu mengumpulkan belanjaan Sarah di kantong plastik yang robek itu lalu membawanya ke dalam bilik proyek untuk dimasukkan ke plastik yang baru. Tanpa sadar Sarah dan Nadia mengikuti Lukman ke dalam. Tampaknya tenant yang baru ini nantinya jadi counter ponsel, banyak meja display dan rak dinding yang sudah terpasang. Bagian dalamnya sudah dibersihkan, tampaknya tenant ini akan buka dalam waktu dekat. Di dalam ada sekitar 5 tukang lagi yang sedang mengerjakan finishing interior dan lampu. Ruangan itu hanya diterangi 2 buah lampu TL yang cukup terang. Lukman mencari plastik sisa di belakang meja display
Bejo : (berbisik) Man, siapa tuh cewe cewe cakep di depan?
Lukman : (berbisik juga) orang lewat, belanjaannya jebol, tapi toketnya Jooo, muluss, gue intip dari stager tadi
Bejo : heh, kayaknya gue pernah lihat? Itu yang main film bokep baru kan?
Lukman : kayaknya ya gue juga ngerasa pernah liat tuh cewe
Bejo : coba nih cek dulu (muter video perkosaan Sarah di hpnya)
Lukman : heh bener nih cewe yang di film, tuh sama persis kan mukanya
Bejo : wah rejeki nomplok banget nih
Lukman : bisa dipake nih cewe, gue alihin perhatiannya, lu kunci pintunya ya. Kita pake nih cewe, lu kasih tau yg lain, jangan sampe kedengeran ke depan, biasa aja
Lukman pun kembali ke depan dan mengeluarkan plastiknya. Ia dan Sarah memasukkan belanjaan ke dalam plastik baru itu. Sementara itu, Bejo menyelinap sambil pura-pura bawa tangga. Lalu blam! Pintu tertutup dan dikuncinya
Sarah : ehh pak apa apaan nih kok ditutup segala pintunya?
Lukman : yah, masa udah dibantuin ga ada terimakasihnya sih
Sarah : jadi mau apa kamu?
Lukman : hmm ga banyak kok, kita cuma mau ngerasain ngeraba toket lu aja
Sarah : kurang ajar, bukaaa (berusaha menarik pintu)
Lukman : woi anak-anak, kasih pelajaran nih cewe cewe
Nadia : mamiiiiii tolongg! (tangannya dicekal oleh 2 orang tukang)
Lukman : percuma teriak juga neng, ga kedengeran dari luar tuh hehehe
Sarah : aaaww! (3 orang tukang memegangi tangan dan kakinya lalu menggotongnya ke tengah ruangan)
Lukman : hehehe sekarang kita mulai pestanya
Lukman menghampiri Nadia yang dipegangi oleh Bejo dan Somad. Ia menciumi aroma tubuh Nadia seperti anjing yang sedang mengendusi daging yang siap disantap
Lukman : hhhmmm wangi…(tangannya menyusup ke balik tanktop Nadia)
Nadia : ja jangan pakk tolongg
Lukman : hehehe tenang aja kita ga kasar kok (dengan sekali sentak, tanktop Nadia tersingkap ke atas menampilkan payudaranya yang tidak tertutup BH)
Nadia : awww…jangaaan
Lukman : wah wah wah, montok bener nih toket (meremas remas payudara Nadia)
Lukman lalu mulai menelanjangi Nadia. Tanktopnya sudah terlepas. Lukman mengisapi puting Nadia sementara Bejo meremasi payudara Nadia yang satunya lagi. Somad bergerilya di paha Nadia dan mulai membuka kancing dan ritsleting hotpants Nadia. Dalam sekejap, Nadia tinggal mengenakan celana dalam mini hitamnya. Kini terdengar rintihan rintihan halus dari mulut Nadia waktu Somad meraba-raba selangkangannya dan menusuk nusuk lubang vaginanya dari luar
Sementara itu Sarah juga sudah mulai dikerjai oleh Ucok, Jeki, dan Supri. Ucok dengan tak sabar membuka kaos Sarah dan Bhnya. Supri menciumi bibir Sarah dan lidahnya memaksa masuk ke dalam mulut Sarah. Sarah sedikit mual karena mulut Supri bau rokok dan kopi. Jeki juga langsung membuka hotpants dan celana dalam Sarah. Sarah kini bugil dikerumuni 3 tukang dekil. Tubuhnya diangkat lalu dibaringkan di atas meja display. Jeki membuka selangkangan Sarah dan langsung menjilati klitoris dan bibir vagina Sarah. Ucok sudah bugil dengan kontol besar teracung ke mulut Sarah, ia memaksa Sarah mengoral kontolnya. Supri sibuk meremasi kedua payudara Sarah yang membusung dan menjilati putingnya
Jeki : wah ni tante udah konak, memeknya basah gini
Ucok : sepongannya bah, mantap kali ni cewe
Supri : hmmmm tokeeeett, tokeeet montok hihihi (meremasi terus payudara Sarah)
Sarah terus menerima rangsangan di kulitnya, Supri menjelajahi tiap senti kulit Sarah dengan lidahnya. Bekas cupangan tampak di payudara dan leher Sarah. Kaki Sarah mengejang menegang tiap kali Jeki menyentil klitorisnya dengan lidah dan mencucuk cucukkan lidahnya ke belahan bibir vaginanya
Keadaan Nadia juga tidak jauh berbeda. Sekarang ia sedang menungging dan menyepong kontol Lukman, sementara Somad menjilati dan menusuki vagina Nadia dengan 2 jarinya. Bejo menikmati payudara 34C Nadia yang menggantung bebas dan memilin putingnya. Lenguhan lenguhan terdengar saat jari-jari Somad mengocoki vagina Nadia yang basah
Di meja sebelah, Jeki yang sudah telanjang kini mengangkangkan paha Sarah lebar-lebar lalu menggosokkan kontol hitamnya yang panjang dan berurat di bibir vagina Sarah
Jeki : hehehe sayang sekarang gue jebol memek lu, hhnnngghhh (mendorong kontolnya ke dalam memek Sarah)
Sarah : oooohhh pelaaann nngghh
Jeki : cuki, peret banget nihh
Sarah : ooohhh pelaan, teganya kalian sssh besarr banget uhh
Ucok : aahh munafik kali kau moy! seneng kan kau diperkosa kayak di video itu
Sarah : da darimana kamu tauu??
Ucok : nih lihat video porno buatanmu sendiri hahaha

Jeki terus mendorong kontolnya hingga mentok. Ia mendiamkan kontolnya sebentar, meresapi kehangatan dan sempitnya jepitan vagina Sarah. Lalu ia mulai menggoyang kontolnya keluar masuk. Erangan demi erangan mulai terdengar. Supri bergantian memasukkan kontolnya ke mulut Sarah yang terbuka. Ucok memakai tangan kanan Sarah untuk mengocoki kontolnya. Jeki mempercepat goyangan kontolnya sambil meremas remas payudara Sarah yang mencuat tegak. Sarah merasakan kenikmatan menjalar dari vaginanya menyebar ke pinggulnya. Lendir vaginanya mulai membanjir membasahi batang kontol yang sedang melubangi vaginanya
Sementara itu, Lukman sedang mendoggy Nadia sambil meremasi payudara montoknya. Mulut Nadia disibukkan oleh dua kontol yang mengantri untuk disepong olehnya
Lukman : hehehe lu tau ga mama lu bintang bokep? hihihi ternyata anaknya juga bispak gini, lebih montok lagi
Bejo : emak anak sama aja kelakuannya, doyan kontol hahaha, iya ga neng? (membelai pipi Nadia yang sedang mengoral Somad)
Nadia : mmphh mmphh hmmmh

Lukman terus menyodok vagina Nadia dengan ganas sampai lendirnya menetes ke lantai. Nadia mengerang erang bersahutan dengan Sarah. Tubuhnya mengejat ngejat merasakan nikmat dari sodokan sodokan kontol Lukman. Lukman lalu menarik Nadia hingga menduduki kontolnya sementara ia berbaring di lantai
Lukman : woi Jek, bawa mamanya ke sini, suruh dia ngentot adep adepan sama anaknya hahaha
Jeki : boleh juga tuh hehehe, sini sayang kita pindah (jeki menarik Sarah bangun lalu menggendongnya dengan kontol masih menancap)
Lukman : sini nih, biar ni cewe cewe saling grepe grepe

Jeki berbaring di lantai, Sarah menduduki kontol Jeki sambil mengangkang menghadap Nadia
Bejo : nah goyang tuh pantat naik turun sekarang (merekam Sarah dan Nadia dengan HP nya)
Lukman : eh lu remes toket mama lu tuh (menowel pinggang Nadia)

Sarah dan Nadia menggoyang pinggul mereka naik turun sambil saling memijat dan meremas payudara mereka. Keduanya mengerang erotis menikmati sodokan sodokan kontol di vaginanya. Somad menyodorkan kontolnya ke mulut Sarah. Sarah mengulum kontol hitam besar itu sambil terus menggoyang pinggulnya. Sementara itu Nadia bergantian mengoral kontol Supri dan Ucok. Keduanya merem melek merasakan hisapan hisapan Nadia di kepala kontol mereka sambil meremas payudara Nadia. Tak lama, Sarah dan Nadia kini ditelentangkan di lantai. Lukman sekarang gantian mengangkangkan kaki Sarah lalu memasukkan kontolnya ke vaginanya, sementara Nadia kini disetubuhi Somad, Jeki minta jatah mulutnya
Lukman : ohhhh memek lu peret juga kayak anak lu moy (menggenjot vagina Sarah)
Sarah : aoh pelan sshhh ohh ohh
Lukman : bilang, enak ga dientotin kita?
Sarah : ouhh…ssshh kontol ennakk ahh
Lukman : hehehe memang pelacur lu ya doyan kontol (meremas payudara SArah)
Sarah : auhh i iya saya pelacurr aaahh teruss sodok

Nadia juga tengah mengerang erang disodok dengan ganas oleh Somad. Somad tidak peduli dan terus menggenjot Nadia hingga akhirnya ia ejakulasi di dalam vaginanya. Somad menanamkan kontolnya dalam dalam sambil terus menyemburkan pejunya. Payudara Nadia diremas remasnya dengan gemas
Somad : Hamil luuuuhh ahhh (meremas payudara Nadia)
Nadia : jangaaann! uuhhh sialann kamu! keluariiiin aaaghh uuhh!
Somad : bodo, enak ngecrot di dalem memek lu ahhh

Somad mengeluarkan kontolnya lalu Jeki menggantikan posisinya
Jeki : udahan lu Mat? Cepet amat
Somad : peret banget tuh memek, mana tahan hahaha
Jeki : hehehe udah siap neng? Abang entot ya sekarang (mendorong kontolnya perlahan ke memek Nadia)
Nadia : oouuuhhh oooohh bessar banget ahhh
Jeki : hehehe mimpi apa gue semalem dapet memek amoy gini, uughh peret banget memek lu moy (menyodok kontolnya hingga mentok)
Nadia : oooohhhh mmmhhh

Jeki mulai menggenjot Nadia, erangan Nadia kembali terdengar kala Jeki menyodokkan kontolnya ke dalam vaginanya. Payudaranya terus saja dimainkan dan diremas remas oleh Jeki. Sementara itu, Sarah kini sedang di doggy oleh Lukman sambil diremasi payudaranya. Mulut Sarah sibuk mengoral kontol Bejo dan Supri, Ucok bergantian merekam pesta seks itu sementara Somad sudah terkapar beristirahat. Lukman juga makin gencar menyetubuhi Sarah hingga tak lama kemudian ia memeluk Sarah erat erat sambil menggeram menyemprotkan spermanya di dalam vagina Sarah. Setelah Lukman beres, Sarah lalu digilir oleh Supri dan Bejo. Bejo meludahi anus Sarah dan menyodoknya dengan jarinya. Setelah terasa agak licin, Bejo meludahi kontolnya lalu mulai memasukkan kontolnya ke anus Sarah. Sarah mengerang dan meringis menahan nyeri. Bejo terus saja mendorong kontolnya. Dari bawah, Supri menarik Sarah hingga vaginanya tepat di atas kontolnya
Supri : Jo, lu majuan dikit, gue mau memeknya
Bejo : moy majuan dikit tuh (mendorong Sarah merangkak ke depan)
Supri : nah udah pas nih kontol gue, turunin pantat lu moy

Sarah menurunkan pinggulnya, vaginanya menyentuh kepala kontol Supri, perlahan lahan kontol itu mulai tenggelam di vaginanya. Mereka mendiamkan kontol mereka beberapa saat di vagina dan anus Sarah, lalu mulai menggenjot Sarah perlahan lahan, makin lama makin cepat. Erangan Sarah terdengar ke seluruh ruangan itu, ia merasakan orgasmenya sudah dekat. Payudaranya diremas dan diisap isap oleh Supri. Bejo menampari pantat Sarah sambil merabai punggungnya
Nadia masih disetubuhi oleh Jeki, Ucok kini bergabung mengentoti mulut Nadia. Nadia baru saja orgasme, lendirnya membasahi kontol Jeki. Jeki menarik Nadia bangun lalu menggendongnya. Nadia disetubuhi sambil berdiri, ia memeluk leher Jeki. Ucok menjilati anus Nadia dan mencucukkan lidahnya ke anusnya. Nadia mengerang erang tiap kali Jeki merojokkan kontolnya ditambah lagi rangsangan di anusnya membuatnya makin fly. Payudaranya dan putingnya yang sensitif bergesekan dengan dada berbulu Jeki, menimbulkan sensasi geli di putingnya. Kini Ucok bersiap menusuk anus Nadia dengan kontolnya. Diludahinya kontolnya lalu ia mulai menggesek anus Nadia dan menyodoknya perlahan lahan. Beberapa kali ucok gagal memasukkan kepala kontolnya ke anus Nadia
Ucok : Jek, diem bentar, susah banget masukin ke bool nya nih
Jeki : sempit tenan ini tempiknya, apalagi pantatnya
Nadia : ohh ahh jangaaan
Ucok : ah diem dulu moy, ntar juga enak
Nadia : hhnggghhh … aaww aduhhh ahh (meremas punggung Jeki)
Ucok : hiiihhh kujebol juga pantat kauu, uughh sempit kali lubangmu ini (mendorong dorong kontolnya masuk ke anus Nadia)
Nadia : aachh pelaann baaangg uhh

Nadia melenguh lenguh saat vagina dan anusnya disetubuhi sambil berdiri. Kedua kakinya dikangkangkan dan disangga oleh tangan Jeki sementara Ucok memegangi pinggangnya. Tak jauh dari situ, Sarah juga masih disandwich, sekarang ia telentang dijepit oleh Supri di atas dan Bejo di bawah. Bibir Sarah diciumi Supri dengan ganas sementara Bejo sibuk meremasi payudara mengkal Sarah. Erangan ibu dan anak itu bersahut sahutan di ruangan pengap dan berdebu itu. Lukman terus merekam kegiatan seks mereka. Sodokan demi sodokan kontol mereka menyebarkan gelombang kenikmatan di tubuh Nadia dan Sarah
Supri : hhuuhh uuhh sempit banget memek luuu (menggenjot vagina Sarah dengan cepat)
Sarah : oohh ooohh oohh aahh teruss baang enakk oohh
Supri : hemmh doyan lu gue entot yaa, gue entot luuu ooohh anjingg udah mau ngecrot nih guee, pecun looo sempit banget memek luuu (mempercepat sodokannya)
Sarah : ohh ohh aahh ahhh keluarin banng ohh barengg (memejamkan matanya)
Supri : hoh hoh ooghhh anjingggg! buntinggg siaahh lonteee! telen nih peju aingg, heunceutt maneehh! (menyemburkan spermanya ke vagina Sarah)
Sarah : oookhhh ooohh aku keluaarr…ooohh (kakinya mengejang)
Bejo : gantian Sup, gue mau ngecrot di memek juga hehehe. Angkat dulu nih si amoy
Supri : bentar mas. cape nih, anjing memeknya enak pisan
Sarah ditarik bangun, sperma Supri meleleh dari bibir vaginanya. Sarah lalu disuruh menungging oleh Bejo lalu disetubuhi dari belakang sambil payudaranya diremas remas. Bejo menjilati tengkuk Sarah dan menjilati telinganya. Sarah menegakkan badannya sambil berpegangan ke meja counter, payudaranya bergoyang lembut seirama sodokan kontol Bejo. Sementara itu Nadia sedang digilir oleh Jeki dan Ucok. Tampak Ucok sedang mengentoti Nadia yang sedang mengangkang telentang. Ucok menyodoki vagina Nadia dan memijat pangkal payudara Nadia lalu memilin putingnya. Nadia tampak menikmati sodokan Ucok, mulutnya tak berhenti mengeluarkan desahan erotis. Nadia sudah berkali kali orgasme hingga tubuhnya terasa lemas. Tangannya ikut mengocoki kontol Jeki yang berurat
Ucok : ohh sempit kali memek kau ini oohh
Nadia : mmhh hhmm (mengulum kontol Jeki)
Ucok : ough tak tahan lagi aku..(memacu kontol besarnya cepat sekali)
Nadia : HHMMH EMMH!
Ucok : oohh ogghh ahh muncrat juga, oohh enak kali memekmu ini ooohh (sperma kentalnya mengisi vagina NAdia)
Jeki : gantian bang, minggir dulu dah ga tahan nih
Nadia : oooh sudaaahh saya capeeeek
Jeki : enak aja lu moy, gue lagi tanggung nih, ngangkang aayo (mengarahkan kontolnya ke lubang vagina Nadia)
Nadia : uuhh cepetan aja bang
Jeki : hehehe urusan ngentot mah abang cepet neng, ooogghh hangatnya memek luu (mendorong sekaligus kontolnya ke dalam vagina Nadia)
Nadia : aauhhhh ssshh mmmhh ooohhh, ooh yess oohh (digenjot oleh Jeki dengan cepat)

Bejo masih menyetubuhi Sarah. Ia membaringkan Sarah di sebelah Nadia, lalu menyetubuhinya
Bejo : hehehe mantep banget nih, emak anak ngentot sebelahan huh huh (menggenjot vagina Sarah cepat-cepat)
Jeki : hihi cantik cantik lagi ooh (terus menyetubuhi Nadia)
Sarah : ooohh teruss aakkh
Nadia : mmmh aah hhaahh ookhh
Bejo : ooogh seret nonok eee ooohh (mengejan dan memuncratkan mani nya di dalam vagina Sarah)
Sarah : ooouhhh aahhh hangatt enakk oohh
Jeki : hah hah ah eegghh hamillll luuu oooh
Nadia : oohh ooohh baaanng (meremas tangan Jeki, orgasme)
Lukman : eh jangan udahan dulu moy, gue belom ngisi memek lu, kali aja lu bunting ma gue hahaha
NAdia : oooh udaaahh jangaann capeee aaakkhh (vaginanya ditembus lagi oleh kontol Lukman)
Lukman : enak banget memek lu, hangat licin heheh (menggenjot vagina Nadia dengan cepat)

Sarah gantian disetubuhi oleh Somad, ia menduduki kontol Somad lalu memasukkannya ke dalam vaginannya. Sarah menggoyang pinggulnya dengan cepat membuat Somad keenakan.Somad menarik Sarah membungkuk ke arahnya dan mengisapi payudaranya yang menggantung sambil ikut menyodokkan kontolnya ke atas. Lukman dan Somad berlomba menyetubuhi Nadia dan Sarah. Desahan bersahut sahutan mengiringi pesta kelamin itu. Sarah makin cepat menggoyang pinggulnya, tubuhnya tak tahan lagi menghadapi kenikmatan yang diberikan oleh kontol Somad, vaginanya mulai berdenyut dan mengeluarkan lendir lebih banyak lagi. Tak lama, Sarah melepaskan orgasmenya, ia mengerang sejadi jadinya merasakan nikmat yang dari tadi tertahan. Kontol Somad dibanjiri cairan orgasmenya. Somad menyodokkan kontolnya ke atas dan menggerakkan pinggul Sarah dengan paksa. Sarah mulai lagi menggoyang pinggulnya dengan cepat, Somad merasakan batangnya dijepit dengan ketat oleh dinding vagina Sarah. Beberapa menit kemudian, Somad meremas pantat Sarah sambil menggeram menembakkan muatan mani nya ke dalam liang vagina Sarah
Somad : eeghh enakk memek lu oohh
Sarah : kontol abang juga enaakk uuhh

Sarah bangun lalu bersimpuh di depan selangkangan Somad dan membersihkan kontolnya dengan mulutnya. Terasa asin dan aroma cairan vaginanya memenuhi rongga mulut Sarah. Sementara itu Nadia masih digenjot oleh Lukman. Nadia berbaring menyamping menghadap Sarah, lalu Lukman yang berbaring menyamping juga di belakang Nadia, mengangkat paha kanan Nadia lebar lebar dan menyodokkan kontolnya. Lukman menyetubuhi Nadia dengan bernafsu. Kontolnya bergerak keluar masuk vagina Nadia dengan cepat, menyisakan cipratan lendir di paha dan di bibir vagina Nadia. Nadia mengerang erang keras. Lukman makin cepat menyodok Nadia sambil tangannya meremasi payudara montok Nadia
Lukman : hhmmh hmmh bentar lagi saayang, lu bakal hamil sama gue ooh (meremas payudara Nadia keras keras)
Nadia : ohhh ohh uhh tahan bang aku juga mau keluaar ohh
Lukman : (terus menyodok nyodok kan kontolny) eeerrghh eegghh nihh hiihhh buntiiiinggg luuu pecuun! (spermanya diisikan ke vagina Nadia)
Nadia : aaahhh aahh oohh aku keluaar ooohh

Lukman memeluk Nadia sambil meremas payudaranya, kontolnya masih menyemburkan mani ke dalam rahim Nadia. Sementara itu Sarah terduduk lelah bersandar ke dinding. Dari vaginanya meleleh keluar sperma bercampur lendirnya membasahi lantai. Lukman akhirnya mengeluarkan kontolnya. Nadia masih terbaring, lendir dan sperma hangat mengalir membasahi pahanya. Sarah ditarik oleh mereka dan disuruh duduk di sebelah Nadia. Ucok, Bejo, dan Supri mengocok kontol mereka di atas tubuh Nadia dan Sarah. Beberapa lama kemudian, sperma mereka muncrat. Sarah terkena sperma di wajah dan payudaranya, Nadia terkena rambut dan payudaranya. Setelah puas, mereka menyuruh Sarah dan Nadia berpakaian. Kerena tidak ada lap, celana dalam Sarah dan Nadia dipakai untuk mengelap mani di wajah dan payudara mereka
Lukman : hehehe nih lihat hasil karya kita (menyetel ulang rekaman videonya)
Nadia : siniii, hapuuus! Sialaaan
Lukman : hehehe enak aja, lagian kenapa juga dihapus, toh muka mama lu udah terkenal sekarang, nambah satu koleksi lagi juga ga apa apa hahaha!
Ucok : dah pergi kalian, kalo berani macem macem tau akibatnya
Lukman : ehh BHnya siniin buat kita aja sama sempak lu juga (merebut pakaian dalam Sarah dan Nadia)
Sarah : kkalian benar benar bajingan!
Bejo : bajingan tapi enak kan dientot kita hahaha
Jeki : mana BHnya sini gue mau liat! Wahh 32C sama 34C, hhmmm haruum
Lukman : inget yah, kalo macem macem ni film gue sebar. Dah sana pulang

Sarah dan Nadia memunguti pakaiannya lalu memakainya. Kaos Sarah yang tipis tidak bisa menutupi putingnya yang tercetak jelas di kaosnya, apalagi Nadia yang kaosnya ketat, tampak payudara montoknya tercetak jelas dengan puting menonjol, sama saja seperti tidak memakai apa apa. Sarah dan Nadia dibukakan pintu, waktu lorong sepi, barulah mereka keluar ke parkiran sambil setengah berlari takut kelihatan payudaranya. Sarah dan Nadia pulang ke rumah. Tak terasa 2 jam mereka disetubuhi tukang tukang itu. Di jalan, Frans menelepon Nadia
Frans : haloo sayang
Nadia : hai beb
Frans : nanti malam jadi mau date ke PIK?
Nadia : uhhmm sayang, aku agak cape, kamu aja nginep di rumah ya?
Frans : ooohh ya udah nanti aku ke rumah ya. Mami ada?
Nadia : iya sore ya. Mami ada, kenapa nanyain mami?
Frans : ga apa apa. Kamu baik2 aja kan?
Nadia : iya sayang, cuma agak cape aja
Frans : ya udah see you 2 jam lagi ya, mmuach, byee
Nadia : bye honey
Sarah : Frans mau ke rumah ya?
Nadia : iya mi mau nginep ntar
Sarah : ya udah, kamu istirahat dulu nanti
Nadia : Mi, aku takut hamil sama tukang sialan itu, aku lagi subur soalnya
Sarah : Yah, maafin mami ya, kamu jadi ikutan diperkosa gara gara video mami
Nadia : kita jadi punya video juga deh mi, ngapain sih pake direkam segala sama mereka
Sarah : namanya juga mereka nafsu sama kita, yah nasib lah kalo cantik ya begitu
Nadia : hmmh berkat dan kutukan
Sarah : kamu mens akhir bulan kan? kalo ga dapet kita periksa ke dokter mami bulan depan
Nadia : mami ga takut hamil, mereka pada keluarin di dalem semua?
Sarah : mami kan pasang spiral nak, agak aman lah. Mami juga mau ngecek lagi spiral mami takut bergeser
Nadia : mami enak udah tenang
SArah : sabar ya, nanti kita ke dokter, mami juga sempet hamil karena diperkosa dulu
Nadia : hah, mami dulu hamil?
Sarah : iya jangan bilang papi ya, mami ke dokter ini kemarin
Sampai di rumah, Nadia segera menyiram vaginanya dengan air, takut dirinya hamil. Sarah membereskan belanjaan mereka lalu beristirahat sejenak di ruang tamu. Tak lama kemudian Frans datang waktu Nadia sedang mandi. Sarah yang membukakan pintu, waktu melihat Sarah, Frans langsung mencium bibir Sarah dengan mesra sambil memeluk pinggangnya
Frans : Sar, Nadia ada?
Sarah : lagi mandi dia, yuk temenin aku mandi juga
Frans : di kamar kamu aja ya Sar, biar gak ketauan Nadia
Sarah : yuk, punya kamu udah lama ga aku servis kan hihihi (meremas kontol Frans dari luar celananya)
Frans : iya udah 2 bulan kangen nih sama kamu
Sarah : yuk cepetan ke kamar, ntar Nadia keburu keluar

Mereka pun masuk ke kamar Sarah. Sarah mengunci pintu kamarnya. Frans langsung memeluk tubuh Sarah dari belakang dan meremasi payudaranya

Frans : lho ga pake BH dari jalan jalan tadi?
Sarah : ooh ini…tadi kita habis dipake sama tukang tukang di mall, jadi aku pulang ga pake daleman
Frans : yang bawah juga ngga? (meraba pantat SArah)
Sarah : hihi iya, deg degan tadi pas jalan ke parkiran
Frans : Nadia juga sama?
Sarah : iya, dia malah lebih kelihatan, pake tanktop ketat, payudaranya kan udah gede
Frans : oh pantes dia cape, habis main toh
Sarah : iya, mmmhh (bibirnya dilumat Frans)
Frans : Sar kamu seksi banget sih?

Frans membuka kaos Sarah dan celananya hingga telanjang. Sarah mempreteli kaos dan celana Frans. Keduanya sudah telanjang bulat. Frans meremasi payudara Sarah dan mulai menjilati telinga dan leher Sarah
Sarah : sambil mandi aja, aku masih kotor
Frans : yuk
Mereka mandi bersama, Sarah membilas vaginanya yang bekas diisi sperma dengan semprotan air. Sambil mandi keduanya saling meraba tubuh masing masing, lalu Frans menyetubuhi Sarah yang duduk mengangkang di lantai kamar mandi. Sarah berusaha menahan erangannya supaya tidak kedengaran. Frans menyetubuhi Sarah seperti seorang kekasih yang sudah lama tidak bertemu. Dipeluknya Sarah dan diciuminya bibirnya dan payudaranya, tiap senti kulit Sarah adalah kenikmatan untuknya. Sarah lalu bangun dan Frans menyetubuhinya dari belakang sambil meremasi payudaranya. Tak lama kemudian, ia berejakulasi di vagina Sarah yang saat itu juga mendapatkan orgasmenya. Mereka menyelesaikan mandinya. Frans lalu berpakaian, Sarah hanya mengenakan handuk saja. Frans menciumi bibir Sarah sebelum keluar kamar
Frans : kamu cantik sekali sayang (menciumi bibir Sarah)
Sarah : mmmh aku rindu sentuhanmu juga, sayang kamu akan segera jadi milik anakku
Frans : masih ada waktu sebelum itu, kita puas puasin aja (menarik lepas handuk Sarah dan mengulum putingnya)
Sarah : ehmmm aahh udaah, nanti Nadia dengar
Frans : ok, see you later ya. Aku mau menikmati Nadia dulu mmmhh (ciuman)
Sarah : hihi nakal…gih cepetan sebelum Nadia keluar kamar
Frans keluar kamar Sarah dan menuju lantai 2, ke kamarnya Nadia. Frans mengetuk pintu kamar Nadia. Nadia membuka pintunya dalam keadaan telanjang. Frans langsung masuk dan memeluk Nadia. Di kamar, Nadia menceritakan kejadian perkosaan siang tadi. Frans menghibur Nadia dan memeluknya erat-erat. Frans menciumi kening Nadia ia menemani Nadia tidur hingga waktunya makan malam. Frans maklum dengan keadaan kekasihnya itu, yah dia pun juga bukan tipe cowok yang setia-setia banget, malah selingkuh sama camernya sendiri.

Author: 

Related Posts

Comments are closed.