Cerita Sex The Story Of Adri: Life, Love, And Tear – Part 49

Cerita Sex The Story Of Adri: Life, Love, And Tear – Part 49by on.Cerita Sex The Story Of Adri: Life, Love, And Tear – Part 49The Story Of Adri: Life, Love, And Tear – Part 49 CHAPTER 7 PART 5 Mayday Im Horny Badanku mulai terasa gerah dan lengket karena aku tidak pernah mandi, setelah dikunjungi Sarah dan Mery, penisku sepertinya merasa berontak karena sudah lama tidak mengeluarkan peju. Aku jadi ingin masturbasi saja untuk mengeluarkan pejuku ini. Mah, aku […]

multixnxx- Maki Koizumi Maki Koizumi with big chest-4 multixnxx- Maki Koizumi Maki Koizumi with big chest-5 (1) multixnxx- Maki Koizumi Maki Koizumi with big chest-5 (2)The Story Of Adri: Life, Love, And Tear – Part 49

CHAPTER 7
PART 5

Mayday Im Horny

Badanku mulai terasa gerah dan lengket karena aku tidak pernah mandi, setelah dikunjungi Sarah dan Mery, penisku sepertinya merasa berontak karena sudah lama tidak mengeluarkan peju. Aku jadi ingin masturbasi saja untuk mengeluarkan pejuku ini.

Mah, aku boleh mandi gak nih? Udah setahun kayaknya gak mandi? tanyaku pada ibuku.

Nanti mama tanya susternya dulu ya boleh apa nggak jawab Ibuku.

Ibuku menanyakan kepada suster dan ternyata aku sudah boleh mandi.

Akhirnya aku sudah boleh mandi juga jawabku dalam hati.

Ibuku mempersiapkan pakaianku lalu aku bergegas ke kamar mandi.

Aku nyalakan keran shower air hangat aku merasa sangat segar sekali, badanku sudah lengket selama sebulan lebih tidak mandi. Sambil membasahi seluruh badanku, tanganku
bergerak di sekitar penisku. Penisku bergerak sudah ereksi. Aku kocok lembut penisku.

Ah desahku nikmat

Aku sudah lama sekali tidak melakukan masturbasi, karena selama ini aku selalu berhubungan seks.

Dibawah guyuran shower aku melakukan masturbasi. Ku kocok pelan-pelan penisku. Tidak lama aku merasakan ada sesuatu yang ingin keluar dari penisku.

Ahhhhhhhhhh erangku.

Pejuku sudah keluar.

Ah sial cepet banget gw keluar pasti efek udah lama gak ML ini umpatku dalam hati

Aku segera menuntaskan mandiku. Tidak lama aku sudah selesai mandi. Badanku terasa segar bugar.

Gimana udah segar nak? tanya ibuku

Sudah, mah. Tinggal nunggu bisa balik aktifitas semula lagi jawabku.

Nanti malam mama pulang ya, kamu tidur sendiri berani kan? tanya ibuku.

Siap bos, berani kok, paling juga dulu ditinggal-tinggal kan jawabku.

Aku kembali tidur-tiduran di kasur rumah sakit ini. Aku memainkan handphoneku. Aku membuka-buka sosial mediaku. Lalu aku iseng saja foto selfie. Dan menguploadnya, dengan
caption Im comeback from collapse. Lalu banyak teman-temanku yang mengomentari.

Anjrit gw kirain lo udah mati, taunya masih bisa idup lagi

Waduh ini teman-teman komennya kok gini semua. Aku membaca-baca berita, tentang kecelakaanku. Ternyata aku mendapat tuduhan mengenakan narkoba. Dasar media, selalu
cari sensasi.

Tiba-tiba aku teringat tentang bisnis. Aku meminta kepada ibuku kertas dan pulpen.

Mah minta kertas sama pulpen dong ucapku

Buat apa nak? tanya Ibuku.

Aku ini sebenernya sebelum kecelakaan aku pengen ketemu Sarah soalnya mau buka restoran gitu, ya mau coba itung-itungan dulu, jawabku

Ini di tas Mama kayaknya adaucap Ibuku.

Aku pun mulai hitung-hitungan tentang bisnis restoran ini. Ternyata modalnya cukup besar juga. Sepertinya aku harus menghubungi Sarah tentang bisnis ini. Kemudian aku
memutuskan untuk menelepon Sarah.

Sar, dimana lo? ucapku

Hoy Dri, gw lagi pergi, kenapa? tanya Sarah.

Jadi mau bisnis gak, gw udah itung-itungan nih. Lo kalo gak sibuk ntar malem ke RS aja sini temenin gw, nyokap gw balik soalnya, gw sendirian nih ucapku

Ih dasar manja, yaudah kalo gw dateng ke RS berarti gw gak sibuk ya. Hahaha ucap Sarah.

Iye suka-suka lo ah ujarku sambil mensudahi percakapan.

Hari sudah sore, Ibuku pamit pulang.

Wah gw sendirian disini, mana hasrat birahi makin menjadi-jadi. Masa gw ngewein suster disini batinku.

Aku mencoba tidur-tiduran saja sambil menonton televisi. Sekitar 1jam kemudian ada yang mengetuk kamarku. Ternyata Sarah datang.

Ah elo gw kira siapa ucapku.

Ih gitu banget, gw udah bela-belain dateng sambutannya malah kayak gini ucap Sarah dengan jutek.

Aku pun bangkit dari tempat tidurku dan mendekati Sarah. Sarah menggunakan baju terusan dan flat shoes. Anak ini selalu terlihat cantik dan menarik. Dan pastinya sangat menarik
perhatian penisku.

Sarah menaruh beberapa makanan di meja. Aku mengunci pintu kamar perawatanku. Lantas akupun langsung memeluk Sarah dari belakang. Ah aroma tubuhnya menambah hasrat
birahiku. Tanganku yang satu memegang Sarah dan yang satu lagi menyibakkan rambut panjang Sarah. Aku mulai kecup bagian tengkuk lehernya. Sarah masih belum berontak.
Sarah sudah selesai menaruh beberapa makanan. Dia langsung balik badan ke arahku.

Kelamaan gak sadar, sekalinya sadar langsung sange ya? tanya Sarah kepadaku.

Setelah bertanya seperti itu aku tidak menjawab, Sarah langsung menyambar bibirku, kami berciuman dengan panas. Aku memeluknya dan tanganku meremas pantatnya yang masih
terbungkus baju terusannya, aku sisipkan tanganku di balik terusannya sekarang. Aku dapat merasakan celana dalam yang tipis ini, aku coba masukkan tanganku ke balik celana
dalamnya. Aku terus meremas pantatnya yang bulat dan sesekali ku mainkan jariku di sekitar anusnya.

Sarah menyudahi ciumannya, dia mendorongku ke arah tempat tidur pasien. Aku dibaringkan di tempat tidur dan kakiku menjuntai ke lantai. Sarah membuka kimono pasienku. Dia naik ke tempat tidur dengan posisi membungkuk dia menciumi seluruh bagian dadaku. Dia memainkan lidahnya di bagian putingku dan pusarku. Ah semakin naik nafsuku. Sarah meremas-remas penisku dari luar celana dalamku. Dan kemudian perlahan Sarah membuka celana dalamku. Sarah mencoba ingin mengoral penisku.

Sar, jangan di sepong kontol gw, ntar gw keluar ucapku.

Aku takut akan cepat keluar, maklum sudah lama tidak ML, dan baru tadi coli juga cepet.

Sarah menyetujuinya. Kali ini aku bangkit dari tempat tidur. Dan kami berdiri di sisi tempat tidur. Entah kenapa aku malas memainkan payudara Sarah di foreplay ini. Aku meminta
Sarah untuk menaikkan sedikit terusannya dan aku langsung jongkok di hadapan vagina Sarah. Aku buka celana dalam Sarah, aku lihat vaginanya sudah berkilau basah akan cairan awalnya. Aku mainkan lidahku di sekitar bibir vaginanya dan klitorisnya. Uhhh lenguh Sarah.
Terlihat Sarah juga sangat bernafsu, apa jangan-jangan benar, Sarah hanya menyerahkan tubuhnya hanya untukku?

Sarah membungkukkan badannya, dan mengatakan sesuatu.

Dri entotin gw sekarang aja plis pinta Sarah.

Aku langsung bangkit dari jongkokku dan membalikkan badan Sarah. Aku mengambil posisi doggy style. Aku naikkan terusan Sarah ke punggungnya dan aku arahkan penisku ke dalam vaginanya. Ah vagina Sarah meski sudah beberapa kali aku sodok masih saja terasa rapat. Aku dorong penisku perlahan-lahan ke dalam vaginanya, dan aku mulai maju mundurkan badanku menggenjot vagina Sarah yang masih rapat ini. Sarah terus melenguh, semoga tidak ada yang mendengarkan.

Ahhhh, uuhhhh desah Sarah.

Aku mempercepat goyanganku. Sarah tanpa di perintah dia membuka terusannya. Saat terusannya sudah dilepas, aku melepas kait branya. Tangan Sarah mengarahkan tanganku untuk memainkan kedua payudaranya. Aku remas-remas payudaranya yang menggantung indah itu. Aku semakin bernafsu untuk menaikkan tempo goyanganku. Akhirnya aku hampir merasakan sesuatu yang ingin meledak.

Aku meminta Sarah untuk mengganti posisi, kali ini aku berbaring di tempat tidur pasien. Dan Sarah berada di atasku. Sarah mengarahkan penisku ke liang vaginanya. Dan dia langsung bergerak dengan brutal memainkan penisku. Sangat sensual sekali Sarah jika dia berada diposisi WOT ini. Tidak lama kemudian Sarah semakin mempercepat goyangannya, dan dia mengerang panjang.

Ahhhhhhhhhhh, ohhhhhhhhhhhh erang Sarah.

Sarah menjatuhkan badannya ke dadaku. Dan aku pun menciumnya. Vaginanya terasa masih mengalami kedut-kedut tanda orgasmenya belum selesai. Aku pun tidak tinggal diam, kali ini aku yang memompa vagina Sarah. Aku langsung pompa vagina Sarah dengan speed tinggi. Sarah mendesah semakin tidak jelas.

Ahh, oh, fuck me harder baby

Aku pun juga semakin tidak tahan. Dan akhirnya Sarah mengalami orgasme yang keduanya.

Ahhhhh, gw keluar lagi, Dri

Iya Sar kerasa banget meki lo jepit, tapi kayaknya becek banget ucapku.

Dri keluar bareng yuk pinta Sarah.

Di dalem Sar? tanyaku.

Yaiya, lupa ya? Kan gw udah KB sayang jawab Sarah.

Sarah langsung mengambil kendali permainan WOT ini, dia terus menggoyang pinggulnya dengan dahsyat. Penisku semakin kelabakan, aku mencoba menahan-nahan. Untungnya tadi
aku sudah coli dulu, jadi bisa sedikit tahan lebih lama.

Goyangan khas Sarah membuat penisku semakin tidak kuat untuk memuntahkan pejunya.

Uh, yeahhhh desah Sarah.

Aku pun turut mendesah keenakan.

Ahhhhhh, uhhhh, kontol lo Dri manteb banget

Ku dengar nafas Sarah semakin memburu.

Dri gw mau nyampeee lagi

Sar bentar Sar gw dikit lagii mau keluar

Driiii,,, Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh fakkkk yeahhhh

Sarah orgasme untuk ketiga kalinya dan aku pun masih berusaha untuk memuntahkan isi spermaku di vagina Sarah.

Ahhhh ahhhh oooohhhhhhh, Sarrrrr, gw mau keluarrrrr

Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

Akhirnya aku ejakulasi juga, aku langsung memeluk erat Sarah, aku merasakan setidaknya 4x menembakkan spermaku ke dalam vaginanya.

Sarah mencium keningku dan mengucapkan Dri thanks for everything

Aku hanya bisa memejamkan mataku dan tetap mendekap erat Sarah. Entah kenapa aku sangat nyaan sekali berada di dekat Sarah.

Dri bersih-bersih dulu yuk ucap Sarah.

Yuk Sar, gw gendong ya ucapku.

Aku menggendong Sarah ke kamar mandi. Aku lihat lelehan spermaku berada di sekitar vaginanya. Sarah bergegas membersihkan vaginanya. Dan aku membersihkan penisku.

Selesai dari kamar mandi sarah langsung mengenakan kembali pakaiannya dan aku kembali mengenakan kimono pasienku. Kami mengobrol-ngobrol mengenai rencana bisnis itu
sambil memakan-makanan yang Sarah bawa tadi.

Author: 

Related Posts

Comments are closed.