Tips Sederhana Mengantisipasi Begal Motor

Tips Sederhana Mengantisipasi Begal Motorby on.Tips Sederhana Mengantisipasi Begal MotorMaraknya begal motor di Jakarta akhir-akhir ini membuat para pengendara harus roda dua harus ekstra waspada. Agar tak menjadi korban para begal motor di jalanan, berikut beberapa tips sederhana yang dipaparkan praktisi bela diri Eko Hendrawan Sofyan. Menurut Eko agar kita bisa terhindar dari begal, setiap orang musti memahami konsep 3P. “Tipsnya menurut saya, setiap […]

Maraknya begal motor di Jakarta akhir-akhir ini membuat para pengendara harus roda dua harus ekstra waspada. Agar tak menjadi korban para begal motor di jalanan, berikut beberapa tips sederhana yang dipaparkan praktisi bela diri Eko Hendrawan Sofyan.

Menurut Eko agar kita bisa terhindar dari begal, setiap orang musti memahami konsep 3P.

begal

“Tipsnya menurut saya, setiap orang harus memahami konsep 3P yaitu prediksi, preventif dan proteksi,” kata Eko kepada BeritaSatu.com, Rabu (4/3).

“Prediksi merupakan kemampuan membaca situasi. Kemampuan ini harus diasah, misalnya dengan mengetahui modus-modus kejahatan. Dengan begitu kepekaan kita membac situasi akan lebih terasah,” ungkapnya.

Lebih lanjut menurut pendiri bela diri praktis untuk wanita Woman Self Defense of Kushin Ryu(WSDK) ini, konsep berikutnya adalah tindakan preventif.

“Preventif adalah langkah pencegahan. Kita harus punya gambaran apa yang harus kita lakukan di saat pada situasi dimana kemungkinan kita menjadi target kejahatan. Misalkan saat kita berada di luar ruang, ciptakan zona aman,” terangnya.

Sementara itu konsep P ketiga menurut Eko adalah proteksi, dimana kita harus berusaha untuk berlatih bela diri. Latihan bela diri ini sebagai langkah persiapan menghadapi segala kemungkinan yang dapat terjadi di jalan.

“Apabila ini sudah terbangun, maka yang akan tercipta adalah rasa percaya diri, ketenangan serta kesiapan,” jelas mantan jurnalis ini.

Lebih lanjut menurut Eko, kita tidak boleh memberikan ruang untuk penjahat menjadikan kita sebagai sasaran. Salah satu contoh konkret adalah hindari menaruh tas di bagian samping atau di belakang.

“Tas sebaiknya ditaruh diantara yang membonceng dan dibonceng. Jika Anda berkendara sendiri maka lebih baik di selempangkan di bagian depan, atau ditaruh di bagian selangkangan, asalkan talinya disangkutkan ke jok. Repot sih, harus buka jok dulu, tapi ya itu antisipasinya,” papar Eko.

Tips lainnya adalah hindari berkendara melalui jalan yang sepi. Jika tidak terlalu penting, hindari berkendara motor sendirian di malam hari. Jangan ragu untuk mengajak pengendara lain berkonvoi jika kita hendak melewati daerah yang dinilai rawan.

“Bangun komunikasi dengan teman atau keluarga terkait posisi kita di jalan,” pungkasnya.

 

Sumber : http://www.beritasatu.com/otomotif

Author: 

Related Posts